Posted on

Rambut Rontok, praktekkan cara mengatasinya (cepat dan anti gagal)

Berbicara tentang rambut rontok, data menyebutkan bahwa 36% wanita dan 16% pria Indonesia mengalami rambut rontok.

78% wanita dan 75% pria sangat khawatir akan masalah kerontokan rambut ini.
Sehingga ada sekitar 76.5% masyarakat Indonesia khawatir dengan masalah rambut satu ini.

Anda termasuk di dalamnya?

Namun apa yg terjadi apabila Anda bukan termasuk 76.5% populasi Indonesia yg mengkhawatirkan masalah rambut satu ini?

Karena, di artikel kali ini kita akan bahas tuntas mulai dari A-Z, lengkap, terpercaya, dan langsung dari ahlinya.
Sehingga Anda tidak perlu lagi takut atau khawatir tentang masalah rambut rontok.

Selain itu, setiap orang beda gejala, beda penyebab, beda masalah, & beda juga solusinya.
di premium.com Anda juga bisa konsultasi gratis dengan ahli rambut.

 

Pengertian/Definisi rambut rontok dari ahli rambut dan pakar kesehatan

Rambut rontok dalam bahasa medis disebut ‘Alopesia‘, rambut rontok atau alopesia adalah kondisi di mana jumlah rambut pada kulit kepala mengalami penurunan.

Normalkah apabila saya kehilangan 100 helai rambut setiap hari?

Normal!, sangat normal.

Ahli kulit kepala dan rambut mengatakan bahwa, Kehilangan 60 sampai 100 helai rambut masih tergolong normal.

Kondisi tersebut tergantung dari gaya rambut Anda, apakah Anda memiliki style rambut pendek atau panjang?
rambut panjang memiliki resiko jumlah rambut rontok lebih banyak daripada rambut pendek.

Namun,

Apabila Anda memiliki jumlah rambut yg rontok lebih dari 100 helai setiap hari,
pertama Anda harus tahu, apa penyebabnya terlebih dahulu.

Berikut ini adalah beberapa alasan medis yang menjadi gambaran umum tentang penyebab rambut rontok :

8 Penyebab rambut rontok secara umum

1. Perubahan Hormon

Alopesia Androgenik, adalah istilah medis untuk kerontokan rambut yg disebabkan oleh perubahan hormon.
Tenang,

Karena biasanya kondisi ini hanya terjadi apabila Anda sudah berusia lebih dari 50 tahun pada pria.
Namun untuk kaum wanita, akan terjadi pada usia melewati masa menopause.

Apa yg terjadi sebenarnya?

Kenapa perubahan hormon bisa menjadi penyebab kerontokan rambut?

Hormon DHT atau Dihydrotestosterone adalah hormon yg sangat berperan dalam proses rontoknya rambut kita. Hormon yg dihasilkan oleh hormon progesteron tersebut akan menyebabkan folikel rambut menyusut. Sehingga seiring berjalannya waktu, rambut akan rontok.

Setiap kerontokan akan membuat pola atau bentuk.

Bentuk kerontokan pada wanita : biasanya yg terjadi pada wanita, tidak akan membentuk penipisan rambut pada bagian/daerah kulit kepala tertentu.

Atau dengan kata lain, kerontokan akan terjadi di semua bagian kulit kepala.

Sedangkan bentuk/pola kerontokan pada pria : akan mirip seperti sebuah lengkunan pada kedua pelipis, kemudian terbentuklah garis rambut seperti huruf M. Biasanya bersamaan dengan proses kerontokan rambut tersebut, rontok juga akan terjadi pada kepala bagian atas/puncak. Dan, lama-kelamaan akan menjadi rontok total atau mengalami kebotakan.

 

2. Gizi

Hati-hati terhadap apa yg Anda konsumsi tiap hari.
Karena rambut rontok juga dapat dipicu dari pengaruh gizi.
Jaga dari pola asupan gizi yg buruk.

3. Zat kimia

Bagi Anda yg sering pergi ke salon, Anda lebih rentan mengalami kerontokan rambut.
Karena zat kimia digunakan untuk mewarnai rambut atau meluruskan rambut.

Tanyalah orang yg belum pernah pergi ke salon atau tidak terlalu familiar dengan salon, biasanya pria yg hanya sekedar potong rambut di setiap bulannya. Mereka akan mencium bau yg menyengat di salon tersebut. Itu adalah aroma dari zat kimia. Kenapa harus menannyakan ke orang tersebut?

karena jika Anda sudah terbiasa ke salon, tidak akan menganggap itu bau yg menyengat.
Zat kimia ini akan membuat rambut lebih rentan patah secara permanen.

4. Diabetes, sindrome down, dan hipertiroidism.

Alopesia Areata, adalah istilah medis untuk kerontokan rambut yg dipicu dari 3 kondisi tersebut.
Namun, kebanyakan dalam kurun waktu satu tahun, rambut akan kembali tumbuh. dan terjadi pada usia remaja atau dewasa muda.

Tanda-tanda dari Alopesia areata adalah memiliki pitak berbentuk bulat seukuran koin namun lebih besar.

5. Efek samping Obat

Pada seseorang yg memiliki kondisi arthritis, depresi, gangguan jantung atau tekanan darah tinggi, memiliki potensi rambut rontok yg lebih besar.

Itu dikarenakan obat pada penderita kondisi tersebut memang bisa mengakibatkan efek samping.

6. Tekanan/stress

Untuk kerontokan rambut yg terjadi karena kondisi psikologi seperti stress atau depresi, biasanya tidak berlangsung lama.

atau dengan kata lain, penipisan rambut hanya akan berlangsung sementara saja.

7. lichen planus, sarkoidosis, dan DLE

adalah contoh penyakit kulit yg menyebabkan rontoknya rambut secara permanin. DLE adalah discoid lupus erythematorus atau lupus eritematosus diskoid.

8. Kemoterapi, imunoterapi & radioterapi

adalah terapi yg biasanya dijalani oleh penderita kanker. terapi tersebut memang akan menyebabkan kerontokan rambut.

Secara medis, kerontokan rambut yg disebabkan oleh terapi ini adalah Anagen Efluvium, yg artinya kerontokan rambut yg menyeluruh.

Namun hanya sementara saja, tidak bersifat rontok permanen.
Kebanyakan dari mereka yg sudah berhenti menjalani kemoterapi akan mendapati rambut tumbuh kembali dalam kurun waktu beberapa bulan.

 

3 Fase pertumbuhan pada rambut

1.Fase anagen pertumbuhan rambut

Anagen adalah pertumbuhan rambut baru yg bertugas untuk mengganti rambut yg rontok. perkiraan 90% rambut yg sehat adalah rambut yg sedang mengalami fase anagen. dalam fase ini, rambut yg aktif tumbuh selama kurang lebih 3 sampai 5 tahun.

2.fase catagen

Catagen adalah proses masa transisi atau pergantian dari fase anagen. dalam fase ini, terjadi penyusutan akar rambut, sehingga rambut berhenti untuk tumbuh. Persentasenya sekitar 3% dari keseluruhan rambut.

3.fase telogen

adalah fase istirahat rambut atau fase di mana rambut rontok. kondisi di mana rambut tidak tumbuh. fase ini berlangsung sekitar 100 hari, setelah masa itu berakhir akan dimulai lagi siklus pertumbuhan rambut.

Setelah Anda mengerti tentang pengertian rambut rontok,

dan mengetahui tentang kondisi medis yg menyebabkannya juga tentang fase pertumbuhan rambut,

sekarang kita akan membahas gejala rambut rontok.

Gejala rambut rontok yg sering terjadi

Setiap orang akan mengalami gejala rambut rontok yg berbeda.

Tergantung kondisi medis dan penyebabnya.
Ada yg hanya terjadi di bagian tertentu pada kepala, ada yg menyeluruh, bersifat permanen, bahkan ada juga yg terjadi pada rambut di bagian tubuh lainnya.

Biasanya pria yg sudah berumur di atas 35-40an akan mengalami rambut rontok.

namun seperti yg kita bahas sebelumnya, untuk kerontokan rambut pada pria akan membentuk pola yg khas.
yaitu garis rambut yg cenderung membentuk pola huruf M.
selain di samping kepala/pelipis, penipisan/kerontokan pada kepala bagian atas/puncak.

Sedangkan yg terjadi pada kaum wanita,

bisa disebabkan oleh faktor usia dan perubahan hormon.

Setelah mengalami masa menopause, akan terlihat lebih jelas tentang dampak yg terjadi.
Rambut akan tumbuh namun memiliki kondisi yg lebih tipis dan lebih pendek.
dan biasanya rambut rontok atau penipisan rambut pada wanita hanya terjadi pada rambut kepala bagian atas.

Beda lagi dengan seseorang yg menjalani kemoterapi.
kerontokan rambut yg terjadi memiliki dampak yg menyeluruh.
Tidak hanya rambut pada kulit kepala, namun juga wajah seperti alis, dan bagian tubuh lainnya. Namun karena ini adalah efek samping dari terapi, begitu sudah berhenti menjalani terapi akan mulai tumbuh kembali dalam beberapa bulan kedepan.
rambut rontok yg membuat pola bulatan atau pitak akan terasa gatal.
pada kondisi tertentu akan terasa perih sebelum rambut rontok.

Jika ada seseorang yg mengalami penipisan rambut berlebihan/parah yg terjadi secara drastis atau tiba-tiba, kemungkinan besar bisa disebabkan oleh kondisi psikologis. Perasaan takut, depresi atau stress dapat memicu kerontokan rambut.

Selanjutnya, akan muncul pertanyaan : rambut rontok berlebihan tanda penyakit apa?

kita akan bahas semua penyakit yg menjadi ciri ciri rambut rontok karena penyakit.
rambut rontok berlebihan pertanda apa?

14 Jenis Penyakit yg ditandai dengan rambut rontok

 

Sekian artikel kali ini. Semoga bermanfaat